Minggu, 17 Januari 2021

Pengawasan Kinerja Pemasaran

 

Proses Pengawasan Kinerja Pemasaran

·       Penetapan Tujuan

Tujuan utama  adalah untuk mengisolasi perbedaan dari rencana sehingga dapat dianalisis, untuk menentukan signifikansi, dan mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan. Dalam konteks ini adanya perbedaan kinerja bukan berarti buruk, perbedaan justru akan menjadi dasar analisis untuk menentukan

(1) apakah perbedaan tersebut dapat diterima sebagai pemisahan dari rencana yang  baik dan diinginkan,

(2) apakah perbedaan itu tidak dapat dihindari dan dengan demikian dapat dipertajam perencanaan di masa depan, atau

(3) apakah tindakan lain perlu diambil, seperti kajian ulang usaha yang sudah dijalankan atau peningkatan jumlah usaha.

·       Pengukuran Kinerja

Strategi pemasaran harus responsif terhadap kondisi yang berubah, pengawasan kinerja penting untuk memertahankan dan memastikan bahwa strategi tetap pada sasaran yang tepat. Instrumen pengendalian pelaksanaan strategi pemasaran yang paling cenderung digunakan, adalah

(1) pengendalian rencana tahunan

(2) pengendalian profitabilitas,

(3) pengendalian efisiensi dan

(4) pengendalian strategis

·       Pengambilan Tindakan Koreksi

Untuk mengevaluasi apakah kinerja pemasaran sesuai dengan kondisi pasar dalam lingkungan yang cepat berubah, evaluasi efektifitas pemasaran dilakukan secara periodik.

 

 

Sumber: http://iconesia.blogspot.com/2015/06/pengendalian-kinerja-pemasaran.html?m

Senin, 11 Januari 2021

Strategi Memasuki Pasar Global

 Strategi global mengasumsikan produk-produk yang lebih distandarisasi dan kontrol oleh kantor pusat. Akibatnya, strategi kompetitif disentaralisasi dan dikontrol oleh kantor pusat. Unit-unit bisnis strategis yang beroperasi di setiap negara diasumsikan saling tergantung dan kantor pusat berusaha untuk menyatukan bisnis-bisnis yang tersebar di negara-negara tersebut.

Strategi-strategi yang kini dipakai oleh banyak perusahaan untuk melakukan ekspansi yaitu :

1.   PASAR GLOBAL

Strategi ini menawarkan bagaimana perusahaan menciptakan suatu nilai yang unggul dari pesaing dengan transfer keahlian dan produk yang bernilai kepada pasar asing, dimana dibidang ini merupakan kelemahan pesaing dan kompetisi inti ini tidak dimiliki oleh pesaing.

2.   EKSPOR

Mempertahankan produksi berbasis nasional dan mengekspor barang-barang ke pasar luar negeri dengan menggunakan jalur pengawasan distribusi. Dengan memakai pabrik dalam negeri (domestik) sebagai suatu basis produksi untuk mengekspor barang-barang keluar negeri adalah suatu strategi yang terbaik untuk mengejar penjualan internasional. Keuntungan dan strategi ekspor ini antara lain; meminimumkan risiko dan persyaratan modal dan meminimumkan investasi secara langsung di negara – negara asing. Strategi ekspor rentan ketika biaya produksi :

§  Di dalam negeri jauh lebih tinggi daripada di negara-negara asing di mana saingan memiliki tanaman

§  Biaya pengiriman produk ke pasar luar negeri jauh relatif tinggi

§  Pergeseran buruk terjadi pada nilai tukar mata uang.

3.   LISENSI

Strategi ini dilakukan jika perusahaan mempunyai kemampuan secara teknis tetapi tidak mempunyai kemampuan secara internasional untuk memasuki pasar luar negeri dan adanya kegiatan untuk menghindari risiko pada saat mengirimkan atau memasukkan sumberdaya ke pasar yang mana tidak lazim, kondisi politik yang mudah berubah dan ketidakstabilan ekonomi.

4.   USAHA PATUNGAN (JOINT VENTURE)

Salah satu cara yang efektif untuk membatasi ekspor modal dalam pasar global adalah membangun usaha patungan, terutama, terutama dengan mitra bisnis lokal. Usaha patungan bisa bermacam-macam bentuknya, tergantung tujuan perusahaan, persyaratan modal usaha bersangkutan dan peraturan pemerintah menyangkut kepemilikan asing. Selain itu, motivasinya pun bisa beraneka ragam diantaranya :

Untuk mendapatkan akses pasar, memperluas rentang produk, membentuk atau mempengaruhi struktur pasar, mencapai tingkat kecepatan (dalam hal inovasi dan memasuki pasar) yang lebih besar meingkatkan efisiensi dan atau meningkatkan kompetensi dan sumber daya organisasi. Bentuk usaha patungan adalah kerja sama antara dua perusahaan swasta. Misalnya sebuah perusahaan membuka usaha patungan dengan perusahaan dengan perusahaan lokal di negara lain. Kerap kali perusahaan asing memberikan kontribusi berupa keahlian produksi dan teknologi, serta kadangkala nama merek dan reputasi perusahaan, sedangkan mitra lokalnya menyediakan akses ke jaringan distribusi dan pengetahuan serta pemahaman atas lingkungan pasar setempat. Strategi usaha patungan memberikan sejumlah keuntungan sebagai cara memasuki pasar luar negeri.


5.   STRATEGI PERLUASAN PASAR

secara ekstensif melakukan kostumisasi terhadap produk dan strategi pemasarannya kearah kondisi nasional yang berbeda dimana value creation juga diciptakan pada kegiatan produksi, pemasaran, penelitian dan pengembangan di setiap negara yang di jadikan pasar global.

6.   PENENTUAN POSISI PASAR

Merupakan tindakan yang sangat penting dan paling menantang dalam program pemasaran suatu produk merasakan bahwa merek sebagai hal yang berbeda dari merek pesaing.


Sumber: internet


Tugas M14

   Latar Belakang Masalah Globalisasi menuntut setiap negara terlibat dalam pasar internasional atau pasar global (international market). ...